Mengenal Pivot Table Excel – Pivot Table adalah salah satu fitur terdahsyat yang ada pada Microsoft Excel. Dengan Pivot Table, ratusan ribu atau bahkan jutaan baris data transaksi dapat diolah menjadi sebuah rekap laporan hanya dalam hitungan detik. Disamping dapat mengkalkulasi serta menampilkan laporan dengan cepat, Pivot Table mengijinkan anda mengubah laporan analisa anda dengan sangat mudah semudah anda menggeser mouse.

[scis id=”1″ align=”center”]

Pada bahasan kali ini, anda akan belajar bagaimana cara membuat Pivot Table. Setelah membaca dari awal hingga selesai postingan ini, diharapkan anda dapat memahami aturan atau dasar-dasar penggunaan Pivot Table untuk membuat suatu laporan yang informatif dan fleksibel. Microsoft Excel yang digunakan dalam bahasan ini adalah Microsoft Excel 2010.

Persiapan Membuat Pivot Table

Untuk membuat Pivot Table perlu perencanaan.Rancangan awal dari sumber data akan mempengaruhi fleksibilitas hasil laporan dari Pivot Table. Namun sebelum itu, pastikan bahwa pada setiap kolom dari sumber datanya harus punya nama. Apabila ada kolom blank atau belum diberi nama maka Pivot Table tidak akan bisa dibuat. Karena hal tersebut adalah prasyarat utama terbentuknya Pivot Table. Jadi, pastikan semua header column telah diberi nama (tidak boleh blank).

Setelah prasyarat utama terpenuhi, masih ada hal lain yang perlu dilakukan agar hasil Pivot Table menjadi Efektif, yaitu perlu dipastikan kembali apakah struktur tabel dari sumber data (data source) dari Pivot Table sudah benar. Pastikan sumber data berbentuk tabel normal. Bila ada waktu, baca mengenai teknik normalisasi tabel database agar hasil dari Pivot Table dapat memberikan hasil seefektif mungkin.

Bagaimanakah Bentuk Sumber Data dari Pivot Table Seharusnya?

format-sumber-data-pivot-table

Cara Membuat Pivot Table Excel 2010

Bila sumber data telah siap. Tahap selanjutnya adalah Insert Pivot Table pada worksheet yang diinginkan.

1. Letakkan Cursor pada suatu cell yang berada pada area sumber data (Data Source).

2. Insert pivot table melalui TABS “Insert”.

cara-insert-pivot-table

3. Setelah itu akan muncul jendela seperti gambar berikut ini:

mulai-membuat-pivot-table

4. Klik OK.

Dan Pivot Table-pun selesai dibuat.

pivot-table-awal

Pembuatan Laporan Pivot Table

Pada sisi kanan akan nampak Pivot Table Field List. Untuk membuat laporan menggunakan Pivot Table, geser (drag) Field ke bagian Area menyesuaikan dengan bentuk laporan yang diinginkan. Sering-seringlah berlatih geser mengeser Field ke Area agar segera memahami pola kerja Pivot Table. Tidak butuh waktu lama untuk paham dalam belajar Pivot Table Excel. Sangat mudah memahami Pivot Table bila konsepnya sudah ditangkap. Jangan ragu-ragu untuk mengeksplorasi Tabs “Options” dan “Design” dari “PivotTable Tools” yang ada di Ribbon.

Area Pivot Tables

Pivot Table mempunyai empat area yang dapat diisi dengan cara menggeser berbagai Field ke bagian Area. Dengan terisinya bagian Area maka pembuatan Pivot Table Report telah dimulai. Keempat Area tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Area Filter (Filters Area)
  2. Area Kolom (Columns Area)
  3. Area Baris (Rows Area)
  4. Area Angka (Values Area) – selalu diingat: area ini akan selalu terisi dengan angka.

Diagram Area Pivot Table:

contoh-laporan-pivot-table

Sampai titik ini anda sudah mempunyai pengetahuan yang cukup tentang konsep dan dasar-dasar Pivot Table. Pivot Table mempunyai banyak menu option di dalamnya, jangan ragu-ragu untuk segera menjelajahinya dan cari tahu kegunaannya.

Tips: Usahakan sebisa mungkin mem-format Sumber Data (Data Source) as Table serta menyamakan format cell yang ada pada kolom yang sama. Pada Excel 2010: tombol instruksi “Format as Table” dapat ditemui pada Tabs “Home” > group “Styles“.

Keahlian dalam mengolah Pivot Table akan membawa anda ke level yang lebih tinggi (lebih cepat!).

Penutup

Demikianlah sedikit ulasan dalam Mengenal Pivot Table Excel yang dapat admin Excelku.com sampaikan. Semoga anda menjadi paham tentang cara menggunakan Pivot Table. Microsoft Excel adalah suatu alat yang kecanggihannya tergantung dari pemakainya. Gali terus potensinya untuk mendapatkan manfaat yang lebih banyak. Bila ada yang belum jelas atau ada yang ditanyakan jangan ragu untuk mengisi kolom komentar di bawah ini. Tetap semangat dalam belajar Excel, & Be Creative. 🙂

 

0 0 votes
Article Rating